Gpp, yg nanggung Allah

30 11 2012

Tulisan ini dapat dilihat di kompasiana.

Seminggu yang lalu saat sedang menjalani puasa Asyura, aku mendapat hikmah kehidupan. Semua rasanya mengalir begitu saja yang membuat aku semakin pasrah kepada kebesaran Allah SWT.

Yang pertama, aku menerima kabar tentang meninggalnya putri pertama seorang teman SMA yang berprofesi sebagai dokter. Putri pertamanya juga seorang mahasiswi fakultas kedokteran semester III, meninggal karena sakit.  Rasa duka cita yang dalam kepada teman tersebut membuat aku segera berdoa semoga putrinya mendapat tempat terindah disisi Allah SWT dan temanku diberi ketabahan dan kesabaran.  Dan tentu tak lupa aku bersyukur dan memohon kesehatan dan keselamatan untuk  kedua anakku.

Yang kedua, aku menerima kartu asuransi kesehatan dari kantor, cuma ada kartu untukku, tidak ada untuk kedua anakku seperti tahun sebelumnya.  Selanjutnya aku melakukan konfirmasi ke bidang SDM yang ternyata ada peraturan baru bahwa untuk karyawati tidak lagi mendapat fasilitas kesehatan untuk anaknya, kecuali karyawati tersebut berstatus janda atau sang suami tidak mampu mencari nafkah. Dengan sedikit kecewa aku mengirim SMS kepada suamiku, mengabarkan bahwa mulai sekarang anak-anak tidak mendapat tanggungan kesehatan dari kantorku  lagi. Tidak lama suami membalas SMS yang isinya : Gpp, yg nanggung Allah (tidak apa-apa, yang menanggung Allah).

Kalimat singkat itu membuat aku tersadar dan langsung beristighfar,  ampuni aku ya Allah. Engkau yang Maha Kaya, yang memiliki segalanya, Engkaulah yang menanggung rezeki semua makhluk.  Kedua peristiwa pada hari itu memberi pelajaran yang amat bermakna.  Jangankan hanya berbekal kartu asuransi kesehatan, kalau Allah sudah berkehendak maka seorang dokterpun tidak akan mampu menghalangi kehendak-NYA meskipun terhadap keluarganya sendiri.

dadangSemua ini mengingatkan aku kepada adik laki-lakiku tercinta yang meninggal tahun 2006 pada usia 34 tahun  karena sakit, padahal istrinya juga seorang dokter.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tugas kita sebagai manusia adalah selalu beribadah, berbuat kebaikan, dan berdoa kepada-NYA, begitu kata-kata suami yang sangat menyejukkan pada saat kami sudah bertemu. Sesungguhnya semua manusia berada dalam jaminan Allah. Allah menjamin benar rezeki semua hamba-Nya.

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu …” (QS. Al-Mukmin : 60).

“Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki mau­pun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik…………  “ (QS. An- Nahl: 97).

Ya Allah, Engkau yang menggenggam jiwa kami, limpahkan kesehatan dan keselamatan dunia dan akhirat bagi kami.

Dan tak lupa doa untuk para pembesar agar dapat berlaku adil, karena hanya Engkau Ya Allah yang maha membolak-balikkan hati manusia. Amin YRA.

Advertisements

Actions

Information

2 responses

1 12 2012
eadewi

Subhanallah, terimakasih Bu Lina tulisannya kami mohon ijin untuk mendownload nggih, untuk kami berikan kepada teman-teman karyawati PTPN X (Persero) Klaten yang juga mengalami kegalauan dan kesedihan akibat hilangnya asuransi untuk anak-anak karyawati,

1 12 2012
yassarlina

Silakan dek Erna, smg bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Odyssey

The More I Wander, The More I Know

Every step that I take. . .

istiwahyuti

A fine WordPress.com site

Pusat Penelitian Gula

Every step that I take. . .

Research and Development of Tobacco Jember

Creative, fast and precise to provide solutions

RESEARCH AND DEVELOPMENT OF TOBACCO KLATEN

Responsive, Precise and Innovative

No Boundaries

Sharing the best for taking the best . .

Every step that I take. . .

Keep Goin'

at the end, life is just a gag

Long Journey

Information and Communication for Social Capital Development

%d bloggers like this: