Pensiun, ………jangan takut

9 08 2012

Tulisan ini dapat dilihat di kompasiana

Banyak orang takut menghadapi masa pensiun. Takut kehilangan jabatan, kedudukan, kekuasaan, penghormatan, status, merasa tidak dihargai lagi, merasa tidak dibutuhkan, berkurangnya pendapatan, dan mungkin juga takut kehilangan rumah dinas yang sudah bertahun-tahun ditempati. Ketakutan ini akan menimbulkan berbagai penderitaan yang dialami setelah seseorang memasuki masa pensiun atau yang disebut post power syndrome.

Kalau saja kita menyadari bahwa semua yang didapatkan sekarang adalah titipan dari Yang Maha Memiliki pastilah kita tidak akan ketakutan untuk melepasnya. Hidup di dunia ini hanyalah persinggahan, tempat kita mengumpulkan sebanyak-banyaknya amal kebaikan untuk mendapat tiket ke surga. Orang yang pandai adalah orang yang menyadari akan datangnya kematian dan mempersiapkan bekalnya untuk menemui Yang Maha Hidup.

Dan tidaklah kehidupan di dunia ini melainkan senda gurau dan permainan belaka dan sesungguhnya kampung akhirat adalah kehidupan yang sebenarnya, jika mereka mengetahui (QS. Al-Ankabut:64).

Agar tidak mengalami post power syndrome maka kita perlu mempersiapkan diri mulai dari sekarang, sejak masih aktif bekerja, yaaa .. . .  dari sekarang. 

Jangan sombong

Seseorang yang sedang mendapat amanah memegang suatu jabatan maka janganlah menyombongkan diri  karena Allah tidak menyukainya. Dalam  QS. Luqman :18 Allah berfirman : Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Sempatkan diri melaksanakan shalat wajib berjamaah (apalagi shalat Jumat) di mesjid/mushala kantor , bersama-sama dengan karyawan kantor. Janganlah shalat sendirian di ruangan kerja walaupun ruangannya besar dan bagus. Dalam shalat berjamaah ini kepala yang tadinya mendongak dan dada yang membusung menjadi  sama-sama tersungkur  bersujud kepadaNYA. Pada saat-saat inilah semua atribut yang dipakai manusia tidak berguna, yang ada hanyalah keikhlasan, ketaqwaan, dan ketauhidan bahwa hanya Allah Yang Maha Besar, Yang Maha Berkuasa.  Allah berfirman dalam QS. Al-Hujurat : 13 ,  Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa.

Dari Haritsah bin Wahb r.a., Rasulullah bersabda “Maukah kalian aku beritahu tentang penghuni neraka? Yaitu setiap orang yang berlaku kejam, rakus, dan sombong” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jangan selalu minta dilayani

Budaya paternalistik melahirkan perilaku  yang selalu menuntut seorang pimpinan atau pemegang jabatan untuk selalu dilayani orang lain, mulai dari dilayani sopir, pelayan di kantor, satpam, bawahan bahkan sampai untuk urusan pribadi dan keluarga sekalipun. Mulai sekarang cobalah untuk melayani orang lain, mulai dari hal yang paling mudah seperti mendahului mengucapkan salam atau terima kasih, memberikan senyuman, atau sekedar menanyakan kabar.

Dalam surat An-Nisa:86, Allah berfirman : Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).

Dari Ubadah Al-Barra bin Azib ra., Rasulullah SAW menyuruh kami untuk mengerjakan tujuh perbuatan; yaitu menjenguk orang sakit, mengiringkan jenazah, mendoakan orang yang bersin, menolong orang yang lemah, membantu orang yang teraniaya, menyebarluaskan salam dan menepati sumpah (HR. Bukhari dan Muslim).

Berbuat kebaikan

Agama menganjurkan kita untuk selalu berbuat baik. Abu Dzarr r.a. berkata, Rasulullah bersabda :  Janganlah sekali-kali engkau meremehkan sesuatu kebaikan sedikitpun, sekalipun engkau hanya menemui saudara-saudaramu dengan wajah yang berseri-seri (HR. Muslim).

“………..Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya ……………….” (QS. Al-Baqarah:197).

Janganlah ragu untuk berbuat baik karena suatu kebaikan akan menemukan jalannya dan hanya diberikan kepada orang-orang yang baik, orang yang mengharapkan balasan dari Allah SWT berupa kebaikan di dunia dan akhirat.

Dan setiap manusia yang diberikan panjang umur, ia harus berusaha mengefisienkannya dengan melakukan amalan-amalan shaleh.

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda : Allah telah memberi kesempatan kepada seseorang yang dipanjangkan usianya sampai berumur enam puluh tahun (HR. Bukhari).

Banyak bersyukur

Bersyukur berarti mengoptimalkan semua pemberian Allah, dan dari rasa syukur itu akan lahir rasa tanggung jawab untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

“ ………….Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu ……..” (QS. Ibrahim:7).

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda : Bukanlah yang dinamakan kaya itu karena banyak harta, tapi yang dinamakan kaya ialah yang kaya jiwanya (HR. Bukhari dan Muslim).

Mempelajari agama

Selama kita berpegang pada Al Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW maka kita tidak akan tersesat dalam menjalani hidup ini. Tidak ada yang namanya takut menghadapi pensiun, karena  jabatan itu hanyalah sebagian kecil saja dari karunia Allah. Marilah kita mulai mempelajari dan mengamalkan ayat demi ayat mumpung masih diberi waktu.

“ ……….Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat …………….” (QS. Al-Mujadilah:11).

Dari Mu’awiyyah r.a., Rasulullah bersabda : Siapa saja yang Allah kehendaki untuknya, Allah pahamkan ia dalam urusan agama (HR. Bukhari dan Muslim).

Ya Allah, jadikanlah kami hambaMU yang selalu mengharapkan rahmat dan kasih sayangMU, dan  takut kepada siksaMU.

Villa Bukit Sengkaling, Ramadhan 2012

Advertisements

Actions

Information

2 responses

30 09 2012
eadewi

Subhanallah Bu Lina, semoga sedikit demi sedikit kami dapat mengamalkannya,terimakasih tulisannya SANGAT BERMANFAAT

30 09 2012
yassarlina

Smg kita & keluarga selalu dlm bimbingan dan limpahan rahmat-NYA. Amin. Dek Erna, tks sdh berkunjung 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Odyssey

The More I Wander, The More I Know

Every step that I take. . .

istiwahyuti

A fine WordPress.com site

Pusat Penelitian Gula

Every step that I take. . .

Research and Development of Tobacco Jember

Creative, fast and precise to provide solutions

RESEARCH AND DEVELOPMENT OF TOBACCO KLATEN

Responsive, Precise and Innovative

No Boundaries

Sharing the best for taking the best . .

Every step that I take. . .

Keep Goin'

at the end, life is just a gag

Long Journey

Information and Communication for Social Capital Development

%d bloggers like this: